Hubungi Kami

Telp: 0819 0608 4999

PIN BB: 7D585A8D
TESTIMONI
Taman saya terlihat rapih dan indah. Saya PUAS dengan kerja tamanku.com

Ibu Emi, Gading Serpong Tangerang

Responnya cepat setelah saya telpon, langsung disurvey tempat, harganya terjangkau dibandingkan beberapa taman yang lain. pengerjaan juga cepat & rapih. SUKSES tamanku.com

Ibu Like, Pondok Indah, Jakarta

"Cepat, murah dan hasilnya memuaskan, saya merasa puas dengan kinerja dari tamanku.com"

Rudi, Jakarta Barat

Pokonya kantor saya tidak akan kemana-mana lagi, kalau mau membuat taman ya langsung hubungi tamanku.com, abis responnya cepat dan harga terjangkau sih.

Bapak Ali, Mampang

Bagus, respon cepat. Itu kesan yang saya rasakan dari tamanku.com..Terima kasih taman-nya y....tamanku.com, Good luck!!

Bapak Tony, Bumi Serpong Damai
Statistik Pengunjung

Kolam Minimalis

Kolam Minimalis

Kehidupan perkotaan yang identik dengan tingkat kesibukan tinggi adalah salah satu pendorong munculnya konsep tata rumah kembali ke alam. Pasalnya, keinginan untuk mendapatkan penetralisir kepenatan jadi kebutuhan yang tak terelakkan. Salah satu cara menghadirkannya adalah menggunakan unsur air di rumah. Air diketahui memiliki karakter kuat untuk menciptakan nuansa tenang dan segar di dalam rumah. Lalu bagaimanakah menghadirkan gemericik air dalam rumah?

Menurut Arsitek Puri Selaras Indah Mega Tantri, air dipercaya sebagai unsur kedamain dan melalui suara gemericiknya, air jadi salah satu terapi pikiran dan jiwa. Namun, kehadiran unsur air di rumah selalu terbentur dengan kebutuhan lahan. Padahal untuk menghadirkan elemen air tak perlu membutuhkan lahan yang luas dan Anda pun bisa menghadirkan unsur air di interior rumah. “Lazimnya, unsur air biasanya ditempatkan di taman. Namun dengan konsep yang baik, Anda bisa menempatkan unsur air dalam interior rumah, seperti di ruang keluarga,” ujar Indah.

Indah mengatakan, ada beberapa cara untuk menghadirkan unsur air di interior rumah, seperti membuat air terjun, air mancur, akuarium ikan dan pot tanaman air. Air terjun dalam rumah bisa diaplikasikan dengan cara menempelkannya di dinding dan kolam ikan di bawahnya. Tentunya sesuaikan dengan besar kecilnya lahan dan untuk mengentalkan kesan alam dalam rumah, unsur batu bisa jadi pilihan. “Air terjun buatan bisa ditempatkan di ruang keluarga. Namun pastikan bahwa suara air yang keluar tidak terlalu keras, jangan sampai hanya membuat suasana rumah semakin ribut,” tutur Indah

Lanjut Indah, cara lain adalah menempatkan air mancur atau pancuran. Lokasi pancuran ini sudah pasti akan menjadi focal point pada interior nantinya. Untuk itu, penting sekali memilih desainnya yang sesuai dan selaras dengan keseluruhan tema interior. Jangan sampai, pancuran akan terlihat asing karena ‘tidak nyambung’ dengan tema interior rumah. “Usahakan desainnya minimalis, berupa kolam berbentuk kotak atau persegi panjang, dengan pancuran kecil yang keluar dari sela-sela bebatuan. Atau, air keluar dari lubang-lubang kecil yang terdapat pada pilarnya. Dan penempatannya bisa di sudut-sudut ruangan,” kata Indah.

Terakhir, keberadaan akuarium ternyata bisa memberikan sensasi tersendiri menghadirkan suasana alam dalam rumah. Dengan warna-warni ikan dan penggunaan cahaya yang tepat ternyata dapat menyegarkan mata dan menjadi tempat alternative menenangkan diri. “Dari ketiga bentuk tersebut bisa diaplikasikan di semua jenis rumah. Asalkan tetap mengutamakan keserasian dengan dekorasi ruangan,” tutup Indah.

Artikel Terkait :

Incoming search terms:, air terjun aquarium buatan, cara buat air terjun di aquarium, cara membuat air mancur mini aquarium, desain air terjun kolam ikan, desain kolam hias taman belakang, Gemericik aquarium, interior rumah air & aquarium, membuat air terjun mini di aquarium, taman air mancur di dalam rumah

Leave a Reply