TESTIMONI
Taman saya terlihat rapih dan indah. Saya PUAS dengan kerja tamanku.com

Ibu Emi, Gading Serpong Tangerang

Responnya cepat setelah saya telpon, langsung disurvey tempat, harganya terjangkau dibandingkan beberapa taman yang lain. pengerjaan juga cepat & rapih. SUKSES tamanku.com

Ibu Like, Pondok Indah, Jakarta

"Cepat, murah dan hasilnya memuaskan, saya merasa puas dengan kinerja dari tamanku.com"

Rudi, Jakarta Barat

Pokonya kantor saya tidak akan kemana-mana lagi, kalau mau membuat taman ya langsung hubungi tamanku.com, abis responnya cepat dan harga terjangkau sih.

Bapak Ali, Mampang

Bagus, respon cepat. Itu kesan yang saya rasakan dari tamanku.com..Terima kasih taman-nya y....tamanku.com, Good luck!!

Bapak Tony, Bumi Serpong Damai
Statistik Pengunjung

Taman Minimalis

Taman Minimalis

KONSEP taman rumah minimalis tengah digandrungi masyarakat perkotaan. Taman bergaya minimalis dianggap lebih simpel. Namun tetap asri mendukung suasan rumah yang hijau.

UNTUK sebuah taman minimalis yang biasanya berada di lahan sempit, tak sembarang tanaman dan ornamen pantas diletakkan di sana. Salah memilih, lahan yang sudah sempit akan terlihat semakin sempit. Karena berada di lahan yang terbatas, biasanya sekitar dua hingga enam meter persegi, pemilik rumah tentu menginginkan taman minimalis ini bisa ditata seoptimal mungkin.

Untuk membuat taman minimalis, ada beberapa karakteristik yang perlu diperhatikan. Bangunan gaya minimalis umumnya bertingkat dengan bentuk kotak atau geometris. Bentuk ini menyembulkan kesan tegas dan kaku. Nah, kehadiran taman diharapkan bisa mengurangi kesan kaku tersebut.

Taman minimalis sebaiknya menonjolkan aksen natural dengan material yang tidak terlalu banyak, terutama jika bangunan rumah memiliki jendela ukuran besar. Selain itu aspek kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah sangat perlu diperhatikan ketika membuat taman minimalis. Anda tahu bukan, hunian minimalis yang sempit sangat membutuhkan pasokan oksigen. Nah, kebutuhan oksigen bisa diperoleh dari proses fotosintesis tanaman hijau. Karena itu, perbanyak tanaman hijau di taman minimalis. Oksigen bisa juga diperoleh dari unsur air. Karena itu, menghadirkan kolam plus air terjun atau pancuran, merupakan langkah yang tepat.

Di mana sebaiknya taman minimalis berada? Sangat fleksibel. Anda bisa menempatkannya di bagian depan, belakang, pojok, samping, bahkan di dalam rumah. Jika menyukai unsur air, Anda bisa menempatkan taman minimalis bertema taman air di bagian depan rumah.

Jika taman berada di bagian belakang rumah, buatlah desain yang lebih sederhana. Hindari bentuk-bentuk yang menyerupai gunung, karena akan menumbuhkan kesan sempit. Jika ingin menghadirkan rumput, sebaiknya pilih yang berdaun kecil dan halus seperti rumput peking.

Lain halnya untuk taman minimalis yang hadir di dalam rumah. Tanaman yang pas untuk taman di dalam rumah adalah keluarga palem-paleman. Tanaman berdaun hijau dengan sedikit semburat kuning, Dracena fragrans, juga layak Anda pilih.

Sejatinya, banyak jenis tanaman yang cocok menghuni taman minimalis. Yang penting, mudah dipelihara, berwarna hijau, serta harganya murah. Beberapa di antaranya, yakni Caladium linium, Calathea majestic yang memiliki daun berwarna hijau segar, dan Yang liyu, yang kerap menghiasi area tepi kolam.

Untuk jenis tanaman berbunga, Anda juga punya banyak pilihan. Sebut saja misalnya, kembang merak, alamanda, terompet, melati, dan kemuning. Tak saja indah, bunga kemuning yang mungil namun wangi bisa sekaligus mengharumkan taman Anda. Bahkan, jika ditanam di dekat carport, bunga ini bisa berfungsi sebagai pembatas atau pagar. Masih ada pilihan lain? Tentu saja. Tanaman sri rejeki, bahkan Anthurium, pas juga untuk taman minimalis Anda.

Tak hanya tanaman hias. Tanaman buah pun bisa Anda tampilkan pada jenis taman yang satu ini. Tapi ingat, jangan sembarang tanaman buah. Sebaiknya, pilih pohon bersosok ramping dan tumbuhnya vertikal. Contohnya, pohon ceremai, srikaya, dan delima. Tanaman menjulang seperti glodok tiang atau cemara lilin bisa juga menjadi penghias taman. Tidak sulit, bukan? Berbekal tips di atas, mudah-mudahan taman Anda tampil maksimal meski berada di lahan minimal.

Manfaat Taman

Keberadaan taman selain dapat memperncantik rumah, dapat juga menjadikan sebuah rumah lebih sehat dan berkonsep ramah lingkungan. Tanaman-tanaman hijau yang berada di depan rumah maupun di belakang rumah, atau bahkan mungkin di sekeliling rumah dapat menjadi penyaring polusi udara dan dapat menjadi supplay oksigen yang melimpah untuk Anda dan keluarga. Dengan demikian udara bersih dan sehat dapat Anda miliki.

Taman juga sebagai sumber inspirasi. Keberadaan taman juga tidak dapat diremehkan, karena bukaan yang ada dalam rumah biasanya menghadap ke taman secara penuh. (aci)

Artikel Terkait :

Ada sedikit jeda yang nantinya berperan sebagai peralihan antara taman dengan bangunan rumah. Jeda yang sengaja dibuat ini yaitu berupa permainan pada eleman bebatuan dan dengan ditambahkan sedikit komposisi pada warna.

Menciptakan Taman Sederhana Bereleman Batu, mengurangi efek kaku pada bangunan


Desain pada rumah masa kini yang kebanyakan berpola garis, dan juga bidang,serta bentuknya yang kotak-kotak bisa memberikan efek yang kaku pada tampilan rumah. Jika demikian, Lalu bagaimanakah agar rumah anda tersebut tidak berpenampilan kaku? Taman yang berpola melengkung bisa menjadi sebuah alternatif pilihan tepat untuk Anda. Taman sederhana berelemen batu ini terdiri dari hamparan rerumputan dengan jajaran pohon perduyang memiliki berbagai macam warna.

Ada jenis pohoon teh-tehan dan juga soka yang digunakan sebagai pembatas antara area pembatas dengan area rumput. Selain dari pada itu, ada juga sebuah irish yang bisa mengisi bak pada bawah dinding pembatas tersebut dengan rumah disebelahnya.

Menambahkan elemen Bebatuan pada fasad bisa dilakukan dengan cara menempelkan jenis batu sala gendang yang disusun berbentuk sirih, Hal ini nantinya bisa berpadu dengan pijakan pada area koral tersebut.

Artikel Terkait :