Taman atau ruang terbuka hijau pada rumah biasanya ada pada pekarangan baik di bagian depan, samping ataupun belakang rumah. Namun taman juga bisa dibuat pada bagian atap rumah yang dapat digabung dengan area jemur. Taman atap atau roof garden selain fungsinya untuk ruang terbuka hijau, bisa juga difungsikan sebagai tempat rekreasi bagi keluarga, untuk area duduk-duduk santai di sore hari menikmati langit dan matahari terbenam (private area), juga bisa sebagai tempat untuk acara barbecue party.

Luas dari roof garden ini bisa bervariasi, namun untuk mendapatkan suasana nyaman yang diinginkan saya rekomendasikan minimal berukuran 3 x 4 m2 atau sekitar 12 m2. Roof garden ini posisinya bisa diletakan menghadap depan atau pun belakang, namun akan lebih baik bila menghadap timur dan berada di depan kamar tidur utama, untuk mendapatkan private garden, asumsinya taman untuk umum (yang bisa dinikmati bersama-sama) bisa terletak pada bagian belakang atau depan rumah.

Untuk membuat roof garden ini perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain: mutu beton yang dipergunakan sebaiknya minimal K-225 dan menggunakan ready mix agar didapatkan beton dengan mutu yang merata dan menghindarkan “keropos” atau “sarang tawon” pada dag beton sehingga resiko kebocoran bisa diminimalkan. Kemudian perlu diperhatikan juga waterproofing nya, sebaiknya menggunakan merk yang sudah terjamin mutunya, bisa dikonsultasikan kepada kontraktor atau arsitek Anda. Dan terakhir jangan lupa atur ruang untuk tanah minimal d=45cm (d=depth) dengan kemiringan yang sudah di atur ke arah pembuangan (roofdrain).

Bila Anda ingin memiliki roof garden untuk rumah Anda, bisa konsultasikan dengan arsitek yang Anda pilih dan rencanakan dengan matang, karena bila ada kesalahan dalam perencanaan dan pengerjaan, mimpi indah memiliki roof garden bisa berubah jadi mimpi buruk. Selamat bangun rumah!

Artikel Terkail
Incoming search terms:, cara membuat roof garden