Hubungi Kami

Telp: 0819 0608 4999

PIN BB: 7D585A8D
TESTIMONI
Taman saya terlihat rapih dan indah. Saya PUAS dengan kerja tamanku.com

Ibu Emi, Gading Serpong Tangerang

Responnya cepat setelah saya telpon, langsung disurvey tempat, harganya terjangkau dibandingkan beberapa taman yang lain. pengerjaan juga cepat & rapih. SUKSES tamanku.com

Ibu Like, Pondok Indah, Jakarta

"Cepat, murah dan hasilnya memuaskan, saya merasa puas dengan kinerja dari tamanku.com"

Rudi, Jakarta Barat

Pokonya kantor saya tidak akan kemana-mana lagi, kalau mau membuat taman ya langsung hubungi tamanku.com, abis responnya cepat dan harga terjangkau sih.

Bapak Ali, Mampang

Bagus, respon cepat. Itu kesan yang saya rasakan dari tamanku.com..Terima kasih taman-nya y....tamanku.com, Good luck!!

Bapak Tony, Bumi Serpong Damai
Statistik Pengunjung

taman_jepang taman_jepang2

Taman Jepang adalah taman yang dibangun dengan gaya tradisional Jepang. Prinsip dasar taman Jepang adalah miniaturisasi dari landscap atau pemandangan alam empat musim di Jepang. Elemen dasar seperti batu-batu dan kolam dipakai untuk melambangkan landscap alam berukuran besar.

Miniatur taman ukuran kecil bergaya Jepang di halaman rumah milik rakyat biasa disebut tsuboniwa (taman halaman kecil) atau nakaniwa (halaman dalam).

Model dan gaya

taman_jepang3Taman shinden-zukuri (shinden-zukuri teien)
Taman gaya shinden-zukuri berasal dari Dinasti Tang, dan diperkenalkan di Jepang pada zaman Heian. Taman dibangun di halaman tengah rumah kediaman bangsawan yang dibangun dengan gaya arsitektur shinden-zukuri. Taman yang mewakili gaya shindenzukuri adalah Shinsen-en dan taman di Daikaku-ji di Kyoto.

Source:google.com/taman-shindenzukuri
Taman gaya j?do (j?doshiki teien)
Situasi sosial yang tidak stabil pada zaman Heian menyebabkan meluasnya pemikiran Buddhisme J?do yang membuat orang Jepang mendambakan hidup di gokuraku. Ciri khas taman ini adalah kolam yang ditanami seroja. Tata letak taman dibuat menyerupai bentuk mandala dalam ajaran J?doky?. Taman yang mewakili gaya ini di antaranya taman di By?d?-in, J?ruri-ji, dan M?ts?-ji.

Taman batu Jepang (karesansui)
Di taman batu Jepang, batu dipakai untuk menggambarkan air terjun, dan pasir berwarna putih dihamparkan untuk menggambarkan air mengalir. Air sama sekali tidak digunakan sebagai elemen taman. Taman batu Jepang hanya dimaksudkan untuk dilihat dari satu sudut pandang. Taman jenis ini berkembang pada zaman Kamakura, zaman Muromachi, hingga zaman Sengoku. Daitoku-ji dan Ry?an-ji di Kyoto adalah dua taman batu yang terkenal.

taman_jepang4

Source:architecturehomedesigns.com
Taman gaya shoin (shoinshiki teien)
Taman gaya ini berkembang pada zaman Azuchi-Momoyama, dan merupakan gaya taman Jepang yang paling umum. Taman dibangun menghadap atau mengelilingi shoin (bangunan atau ruangan besar tempat menerima tamu). Ciri khas berupa batu-batu ukuran besar untuk menggambarkan pemandangan gunung di pedalaman.

Taman teh (chaniwa atau roji)
Taman teh adalah sebutan untuk taman kecil yang dilengkapi jalan-jalan setapak yang dibangun di sekeliling rumah teh. Taman gaya ini berasal dari zaman Azuchi-Momoyama. Batu pijakan (tobiishi) adalah elemen penting yang disusun di jalan setapak yang mengelilingi rumah teh. Susunan batu pijakan dimaksudkan untuk mengatur kecepatan langkah orang yang menuju ke rumah teh. Penempatan tanaman dan batu ditentukan oleh masing-masing aliran upacara minum teh. Taman model ini dilengkapi dengan wadah batu berisi air (tsukubai) dan lentera batu.

Taman gaya kaiy? (kaiy?shiki teien atau shisen kaiy?)
Desain taman gaya kaiy? merupakan perpaduan dari taman gaya shoin dan taman teh. Taman gaya ini berkembang pada zaman Edo. Ciri khas taman adalah ukuran taman yang besar dan dilengkapi kolam dan batu-batu. Di dalam taman dibangun taman-taman teh berukuran kecil yang tersebar di beberapa tempat dan dibangun jembatan-jembatan untuk menghubungkannya. Taman yang mewakili gaya ini adalah taman Vila Kekaisaran Katsura di Kyoto, K?raku-en di Okayama, Kairaku-en di Mito, Prefektur Ibaraki, Kenroku-en diKanazawa, Prefektur Ishikawa, dan Suizen-ji J?ju-en di Prefektur Kumamoto. Kobori Ensh? adalah arsitek landscape asal zaman Edo yang dikenal dengan desain taman gaya kaiy?.

Taman daimyo (daimy? niwa)
Taman daimyo adalah sebutan untuk taman-taman luas yang dibangun daimyo di daerah-daerah pada zaman Edo, misalnya Taman Koishikawa K?rakuen dan Rikugi-en di Tokyo. Lahan datar di kota sekeliling istana dibuat sebagai miniatur pemandangan terkenal di berbagai tempat di Cina dan Jepang. Di dalam taman jenis ini hampir selalu dibangun kolam. Keindahan taman dinikmati orang sambil berjalan di jalan-jalan setapak yang dibangun di dalam taman.

§ Taman shinden-zukuri (shinden-zukuri teien)

Taman gaya shinden-zukuri berasal dari Dinasti Tang, dan diperkenalkan di Jepang pada zaman Heian. Taman dibangun di halaman tengah rumah kediaman bangsawan yang dibangun dengan gaya arsitektur shinden-zukuri. Taman yang mewakili gaya shindenzukuri adalah Shinsen-en dan taman di Daikaku-ji di Kyoto.

http://1.bp.blogspot.com/_NiQ98sSxQlc/S104HpnXFaI/AAAAAAAAAAc/unQKI7mKaWE/s320/normal_golden_pavilion_IMG_2260.jpg

Source:google.com/taman-shindenzukuri

§ Taman gaya j?do (j?doshiki teien)

Situasi sosial yang tidak stabil pada zaman Heian menyebabkan meluasnya pemikiran Buddhisme J?do yang membuat orang Jepang mendambakan hidup di gokuraku. Ciri khas taman ini adalah kolam yang ditanami seroja. Tata letak taman dibuat menyerupai bentuk mandala dalam ajaran J?doky?. Taman yang mewakili gaya ini di antaranya taman di By?d?-in, J?ruri-ji, dan M?ts?-ji.

§ Taman batu Jepang (karesansui)

Di taman batu Jepang, batu dipakai untuk menggambarkan air terjun, dan pasir berwarna putih dihamparkan untuk menggambarkan air mengalir. Air sama sekali tidak digunakan sebagai elemen taman. Taman batu Jepang hanya dimaksudkan untuk dilihat dari satu sudut pandang. Taman jenis ini berkembang pada zaman Kamakura, zaman Muromachi, hingga zaman Sengoku. Daitoku-ji dan Ry?an-ji di Kyoto adalah dua taman batu yang terkenal.

http://architecturehomedesigns.com/wp-content/uploads/2011/04/Build-a-Japanese-Style-Rock-Garden.jpg

Source:architecturehomedesigns.com

§ Taman gaya shoin (shoinshiki teien)

Taman gaya ini berkembang pada zaman Azuchi-Momoyama, dan merupakan gaya taman Jepang yang paling umum. Taman dibangun menghadap atau mengelilingi shoin (bangunan atau ruangan besar tempat menerima tamu). Ciri khas berupa batu-batu ukuran besar untuk menggambarkan pemandangan gunung di pedalaman.

§ Taman teh (chaniwa atau roji)

Taman teh adalah sebutan untuk taman kecil yang dilengkapi jalan-jalan setapak yang dibangun di sekeliling rumah teh. Taman gaya ini berasal dari zaman Azuchi-Momoyama. Batu pijakan (tobiishi) adalah elemen penting yang disusun di jalan setapak yang mengelilingi rumah teh. Susunan batu pijakan dimaksudkan untuk mengatur kecepatan langkah orang yang menuju ke rumah teh. Penempatan tanaman dan batu ditentukan oleh masing-masing aliran upacara minum teh. Taman model ini dilengkapi dengan wadah batu berisi air (tsukubai) dan lentera batu.

§ Taman gaya kaiy? (kaiy?shiki teien atau shisen kaiy?)

Desain taman gaya kaiy? merupakan perpaduan dari taman gaya shoin dan taman teh. Taman gaya ini berkembang pada zaman Edo. Ciri khas taman adalah ukuran taman yang besar dan dilengkapi kolam dan batu-batu. Di dalam taman dibangun taman-taman teh berukuran kecil yang tersebar di beberapa tempat dan dibangun jembatan-jembatan untuk menghubungkannya. Taman yang mewakili gaya ini adalah taman Vila Kekaisaran Katsura di Kyoto, K?raku-en di Okayama, Kairaku-en di Mito, Prefektur Ibaraki, Kenroku-en diKanazawa, Prefektur Ishikawa, dan Suizen-ji J?ju-en di Prefektur Kumamoto. Kobori Ensh? adalah arsitek landscape asal zaman Edo yang dikenal dengan desain taman gaya kaiy?.

§ Taman daimyo (daimy? niwa)

Taman daimyo adalah sebutan untuk taman-taman luas yang dibangun daimyo di daerah-daerah pada zaman Edo, misalnya Taman Koishikawa K?rakuen dan Rikugi-en di Tokyo. Lahan datar di kota sekeliling istana dibuat sebagai miniatur pemandangan terkenal di berbagai tempat di Cina dan Jepang. Di dalam taman jenis ini hampir selalu dibangun kolam. Keindahan taman dinikmati orang sambil berjalan di jalan-jalan setapak yang dibangun di dalam taman.

Incoming search terms:, taman batu, desain taman jepang, taman di jepang, harga batu pijakan taman, taman batu jepang, model taman jepang, batu pijakan taman, desain taman ala jepang, taman halaman kecil, Taman shinden-zukuri (shinden-zukuri teien)

Leave a Reply